<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7460101359493699441</id><updated>2011-04-22T03:20:46.330+08:00</updated><title type='text'>rehning:karena</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://rehning.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7460101359493699441/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rehning.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>saya:dience</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04136222265794830528</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>19</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7460101359493699441.post-6873470755885894914</id><published>2007-12-28T08:01:00.000+08:00</published><updated>2007-12-28T08:19:41.150+08:00</updated><title type='text'>Berapa harga sebuah nyawa?</title><content type='html'>Inna lillahi wa inna lillahi rajiuun..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Layar kaca TV-ku pagi ini diisi oleh stasiun CNN. Berita yang ditayangkan: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pakistan ex-PM Benazir Bhutto assassinated.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; Kemudian muncul gambar-gambar, suara, analisa berita yang terkait dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sigghhhhh.. saya menarik nafas panjang. Bertanya apa yang dimaui dunia hari ini? Mengapa tak bisa membiarkan hidup mengalir tanpa harus memikirkan siapa yang berkuasa dan untuk siapa seseorang berkuasa? Saya penasaran sehebat apa kekuasaan itu. Saya ingin tahu apa yang didapat oleh orang itu setelah membunuh. Apakah setelah ia membunuh dirinya sendiri, ia akan sampai di surga --&lt;span style="font-style: italic;"&gt;setelah sebelumnya membunuh nyawa muslimah saudaranya?&lt;/span&gt; Ah, saya tentu bukan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ketika negara yang merasa mereka berkuasa terhadap kedamaian dunia mengutuk pembunuhan keji itu, siapa pula mereka? Adakah mereka merasa berhak? Apa tidak berkaca terhadap vonis mati yang mereka jatuhkan terhadap seorang pemimpun -&lt;span style="font-style: italic;"&gt;yang juga muslim-&lt;/span&gt; suatu ketika dahulu? Apakah pantas? Ah, lagi-lagi saya bukan politisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya hanya orang awam, biasa. Saya hanya prihatin terhadap sebuah nyawa yang hilang begitu saja. Berapa ia diharagai? Untuk nyawa seorang ibu dengan tiga orang anak; yang seorang anaknya menderita alzheimer&lt;span style="font-style: italic;"&gt;-seperti neneknya; &lt;/span&gt;yang hidup di pengasingan jauh dari tanah lahirnya -&lt;span style="font-style: italic;"&gt;juga atas nama demokrasi&lt;/span&gt;; berapa harga nyawa ibu itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ketika pemimpin negara saya berharap semoga kejadian itu tidak terjadi di negara kita. Wow, memohon kah ia? Kepada siapa sesungguhnya ia memohon? Lawan politik? Teroris? Negara berkuasa itu? Rakyat yang memilih ketika itu? Siapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat jalan ibu. Al fatihah dikirimkan untukmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;-berita terkait dilihat di www.detik.com-&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7460101359493699441-6873470755885894914?l=rehning.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rehning.blogspot.com/feeds/6873470755885894914/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7460101359493699441&amp;postID=6873470755885894914' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7460101359493699441/posts/default/6873470755885894914'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7460101359493699441/posts/default/6873470755885894914'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rehning.blogspot.com/2007/12/berapa-harga-sebuah-nyawa.html' title='Berapa harga sebuah nyawa?'/><author><name>saya:dience</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04136222265794830528</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7460101359493699441.post-5987098519364087983</id><published>2007-12-17T12:38:00.001+08:00</published><updated>2007-12-17T12:55:07.467+08:00</updated><title type='text'>Tentang idol-idolan</title><content type='html'>Tadi malam saya nonton siaran langsung Asian Idol finale di tv lokal. Rada-rada membosankan karena suami juga nyambi nonton man-u vs liverpool di channel lain. Rada-rada membosankan, saya pindah ke meja kompi n ngubek-ngubek biasalah. Eh malah nemu posting &lt;a href="http://ndorokakung.com/2007/12/16/idol-pecas-ndahe/"&gt;ini.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tayangan yang makin makin garing itu (menurut saya) tetap dipantengi karena penasaran aja siapa yang bakal dapat sms paling banyak. Koran lokal sini bilang pertandingan Asian Idol ini sudah dapat diprediksi sapa yang bakal menang, intinya sih mereka bilang "negara yang penduduknya paling banyak lah". Na, menurut prediksi si koran, artinya indonesia atau india dong yang bakal meraih sms terbanyak. Dari segi kualitas sih, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;no comment &lt;/span&gt;ah.&lt;br /&gt;Saya sih paling suka sama yang dari vietnam -cantik dan ngasia gitu lho. Toh ini bukan pertandingan kualitas saja, seperti kata juri dari singapura, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;package&lt;/span&gt; juga penting karena semua adalah juara di tempatnya masing-masing.&lt;br /&gt;Tunggu punya tunggu, yang ditunggu akhirnya datang juga.. tersebutlah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"our very first Asian Idol is.....Hadi Mirza..from singapore". &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Waks..kaget beneran.. si juri-juri aja menjagokan Phil, Indo, Mal sebagai juara n Indo lebih berpeluang karena juga tuan rumah. Ckckckckck... sms emang kagak bisa diprediksi dah. Suami saya bilang gini "kalo yang ngundi dari semua 6 negara peserta, masing-masing pilihan keduanya spore (setelah pilihan pertama negaranya sendiri gitu), yah yang menang spore dong wajar.."&lt;br /&gt;Hmm, mungkin juga ya..pikir saya sambil manggut-manggut. Cara mengundinya kan memang vote spasi negara1 spasi negara2. Gak ngerti dan gak dijelaskan juga kenapa harus milih dua negara. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tag-&lt;/span&gt;nya gini "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;one vote, two choices. Otherwise your vote won't be accepted".&lt;/span&gt; Gak dijelaskan juga bagaimana mempertimbangkan pilihan kedua sebagai penentu kemenangan.&lt;br /&gt;Eniwei, apa yang saya tulis ini bukanlah ungkapan kekesalan atas jagoan saya tidak menang. Saya cuma teringat akan sebuah perkataaan -ntah siapa- tapi sering dengar:&lt;br /&gt;                  &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;there are three types of lie: lie&lt;br /&gt;                                                                                        damn lie&lt;br /&gt;                                                                                             and....statistic&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7460101359493699441-5987098519364087983?l=rehning.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rehning.blogspot.com/feeds/5987098519364087983/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7460101359493699441&amp;postID=5987098519364087983' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7460101359493699441/posts/default/5987098519364087983'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7460101359493699441/posts/default/5987098519364087983'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rehning.blogspot.com/2007/12/tentang-idol-idolan.html' title='Tentang idol-idolan'/><author><name>saya:dience</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04136222265794830528</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7460101359493699441.post-7018717325357874404</id><published>2007-12-15T16:24:00.000+08:00</published><updated>2007-12-15T17:08:24.117+08:00</updated><title type='text'>Diamonds Are Forever</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt; Diamonds are forever,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;They are all I need to please me,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;They can stimulate and tease me,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;They won't leave in the night,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;I've no fear that they might desert me.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Diamonds are forever,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Hold one up and then caress it,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Touch it, stroke it and undress it,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;I can see every part,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Nothing hides in the heart to hurt me.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;--a song by &lt;a href="http://www.stlyrics.com/lyrics/007jamesbondthebestsongs/diamondsareforever.htm"&gt;Shirley Bassey&lt;/a&gt;--&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya lagi tertarik dengan batu mulia bernama berlian ini. Gara-garanya bulan lalu dan minggu lalu ada seorang teman yang membawa temannya untuk memperlihatkan koleksi berlian yang (akan) dijualnya. Wah saya samasekali tak berpengalaman dengan perhiasan, katakan pula dengan berlian. Emas saja cuma tahu 24 karat atau 22 karat. Rupanya ada jenis-jenisnya juga. Emas Makassar, emas kelantan, emas india, emas abu dhabi. Waduh..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke berlian. Di mata saya batu bling-bling ini adalah yang paling menarik, meskipun terdapat batu mulia lain yang sama mahalnya (turqoise, ruby, blue sapphire, dll dll). Tidak ada yang mengalahkan kilaunya berlian. Saya lanjutkan melihat-lihat koleksi perhiasan si temannya teman saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"ini cantik ya mbak?"&lt;br /&gt;"iya, tapi itu pecah-pecah din batunya"&lt;br /&gt;"kalau pecah, berkurang ya nilainya?"&lt;br /&gt;"iya, nih kaya gini nih, satu batu satu batu. Makanya yang itu harganya juga lebih murah"&lt;br /&gt;"lha ini keliatan gede berliannya, tapi kok lebih murah daripada itu?"&lt;br /&gt;"itu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;cutting&lt;span style="font-style: italic;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;nya din.. kalo dipotong ala rose cut tuh biar batunya besar tapi tak terlihat berkilau. Soalnya ujung-ujungnya udah dipecah untuk dibentuk lagi jadi gelang taburan kaya gini nih.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pun manggut-manggut. Besoknya pas lagi jalan sendirian di mal, saya mampir ke sebuah toko perhiasan yang kebetulan lagi diskon 50%. Tentu tanpa bermaksud membei apa-apa (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;no hepeng baby!!&lt;/span&gt;).  Disambut sang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sales assistant &lt;/span&gt;dengan ramah, saya pun diantar melihat-lihat koleksi perhiasan. Pilihan saya: emas putih dan berlian tentunya. Coba gelang ini, gelang itu. Pindah lagi nyoba cincin ini, cincin itu. Sambil ngobrol-ngobrol dengan si encik sales, saya bertanya-tanya asal usul berlian ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkatnya nih, kalo mau beli berlian yang perlu diperhatikan adalah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;cut, clarity, color, carat (4'c). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Untuk lebih jelasnya, lihat &lt;a href="http://www.jewelrymall.com/diamond-guide.html"&gt;disini&lt;/a&gt; ya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Na, si berlian yang dijual di toko-toko dan udah jadi perhiasan itu dipanggilnya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;comission diamond&lt;/span&gt;. Sepertinya batu jenis inilah yang layang dipakai dan diperjualbelikan dan tidak termasuk kategori berlian berdarah seperti diceritakan filem itu. Berlian jenis ini (kalau di negara ini lho ya) umumnya didatangkan dari Afrike Selatan atau Eropa. Kalau di negara kita sih (ini kata teman pembuat berlian itu) batunya dari india. Trus &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;cutting&lt;/span&gt;nya juga bisa macam-macam. Cuma &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3c &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;yang lainnya tidak akan sama dengan batu yang dijual satuan alias tidak berbentuk perhiasan. Kalau batu yang dijual satu persatu itu, range warnyanya berkisar dari D, E, dan F (D adalah yang paling bagus). Kebersihannya juga mulai dari Flawless ampe VVS2. Kalo ukurannya sih ya macam-macam juga. Batu satuan ini dilengkapi dengan sertifikasi internasional (GIA) yang nilainya relatif lebih stabil dan bisa dijual kembali dengan harga yang kompetitif. Artinya ok-lah untuk investasi. Tapi batu ini juga belum berbentuk perhiasan. Kalo mau dijadikan perhiasan, yah diskusikan sendiri ama tukang berliannya ya hehehe..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo berlian yang udah jadi perhiasan, warnanya udah pindah ke grade G-I, kebersihannya juga sampe VS1-Vs2, walaupun ukurannya juga ada yang bisa nyampe 1 karat dan wow juga bling-blingnya. Membeli perhiasan berlian kata si encik sales mah bukan untuk investasi. "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Diamonds are forever kan?&lt;/span&gt;" begitu deh manglishnya ngomong ama saya. Dia pernah menjual perhiasan seharga RM45000 ke orang filipina dan beberapa bulan kemudian dia datang lagi untuk menjual si perhiasan karena usahanya seret. Cuma dibeli toko RM18000! Waks.. berbeda sekali dengan teman saya si pengumpul emas kuning yang hasil jualan gelang emasnya menghasilkan tiga kapling tanah di pinggiran ibukota!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah pembicaraan saya berakhir dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"thank you, I'll come back later ya"&lt;/span&gt; Sebuah jawaban standar saya untuk pelayan toko yang sudi melayani tapi barangnya tidak saya beli.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7460101359493699441-7018717325357874404?l=rehning.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rehning.blogspot.com/feeds/7018717325357874404/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7460101359493699441&amp;postID=7018717325357874404' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7460101359493699441/posts/default/7018717325357874404'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7460101359493699441/posts/default/7018717325357874404'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rehning.blogspot.com/2007/12/diamonds-are-forever.html' title='Diamonds Are Forever'/><author><name>saya:dience</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04136222265794830528</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7460101359493699441.post-3257345773697184419</id><published>2007-12-14T14:10:00.000+08:00</published><updated>2007-12-14T14:55:57.683+08:00</updated><title type='text'>Plis deh..</title><content type='html'>Saya ini putri daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putra atau putri daerah.&lt;br /&gt;Begitulah istilah yang 'cukup sakti' di daerah &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Riau"&gt;kampung halaman&lt;/a&gt; saya itu. Kenapa sakti? Kalau masih sekolah nih, trus ada penyertaan untuk lomba-lomba tingkat nasional, nah mesti putra daerah yang diprioritaskan. Misalnya gini; setelah saring menyaring trus tinggal dua orang nih, na yang bukan putra daerah ya siap-siap aja ngalah. Lha kalo dua-duanya satu daearh? Ya nilainya dong yang menentukan.&lt;br /&gt;Begitu juga kalau mau melamar jadi PNS alias pegawai negeri sipil. Yang bukan putra daerah nih, jangan berharap banyak deh, kecuali kalau 'di atas' punya ayah, pakcik, om, pak etek dan lain-lain yang sakti juga. Namun semenjak transparansi penerimaan pegawai tiga tahun terakhir, kultus putra daerah dalam penerimaan pegawai sudah mulai berkurang. Terbukti banyak yang kecewa karena tidak diterima padahal sudah mengusung sebagai anaknya si A, ponakannya si B, sodara si C (maaf saya tidak bisa menyebut nama, tapi kalo yang baca tulisan ini dari daerah saya, psti ngerti deh). Meski banyak juga yang berkomentar "ini baru betul penerimaannya.." karena mendapati tempat kelahiran calon pns tidak hanya dari daerah saya ini.&lt;br /&gt;Dus, bapaknya teman saya juga pernah kena getahnya putra daerah ini. Teman saya terhitung sebagai pendatang di daerah saya. Mereka datang dari sebelah utara daerah saya. Ayah teman saya diangkat jadi kepala sebuah instansi, ibunya pula jadi kabag di instansi yang lain. Tapi si ibu juga adalah ketua dharma wanita tingkat I alias tingkat propinsi gitu loh. Na, isu putra daeah ini berbangkit saat pergantian gubernur. Gubernur yang baru dengan sukses memangkas anggota kabinet yang bukan berasal dari daerah saya, termasuklah ayah teman saya ini, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;simply&lt;/span&gt; karena blio orang daeah seberang pulau. Halah kalo menurut saya mah, karena ayah teman saya dituding sebagai pendukung gubernur sebelumnya. Halah (lagi) padahal waktu itu belum ada pilkada secara langsung.&lt;br /&gt;Eniwei, daerah saya ini emang unik kok. Kekayaan alamnya sungguh luar biasa. Tapi manfaatnya untuk rakyat banyak ya ndak terasa. Bebera rumor mengatakan kalau pegawai-pegawai pelayan masyarakat dipindahtugaskan ke daerah saya, wah mereka senang sekali katanya. Padahal di daerah saya tidak ada satu pun objek wisata yang menarik. Yang menarik yah tanya sendiri aja ya.. yang jelas oke punya deh. Atau tanya aja ketua KPK yang baru terpilih itu, blio juga jebolan daerah saya kok.&lt;br /&gt;Uniknya lagi daerah saya ini, dengan kekayaan budayanya yang cukup banyak dan termasuk salah satu tonggak pendiri bangsa ini, lha kok cuma setengah hati merawat dan memeliharanya ya. Baru ribut kalau udah jadi konsumsi negara lain. Contohnya berita &lt;a href="http://www.kompas.com/kompas-cetak/0712/12/humaniora/4077295.htm"&gt;ini.&lt;/a&gt; Lha kok baru sekarang ributnya sih? Dulu waktu si budayawan bolak balik ke universitas seberang selat itu malah diliput habis-habisan. Si budayawan diberi anugerah oleh universitas yang sama, banyak ucapan selamat di koran daerah. Ya kenapa merungut sekarang? Plis deh..&lt;br /&gt;Belum lagi soal festival yang malam ini akan digelar di daerah saya itu. Protesnya kok baru sekarang. Kan udah dari setahun yang lalu kepastian festival itu diadakan di daerah saya. Kenapa ribut-ribut dananya baru sekarang?&lt;br /&gt;Gubernur daerah saya itu memang terampil soal publikasi daerah (dan dirinya) sendiri,s ampai punya situs &lt;a href="http://www.bangrusli.net/"&gt;dirinya&lt;/a&gt; lho. Semenjak kepemimpinannya, sudah berapa kali daerah saja menjadi tuan rumah ajang-ajang yang bersifat nasional. Mulai dari olimpiade fisika, olimpiade matematika, lomba ini itu, dll dll. Sudah berapa kali juga presiden atau wakil presiden berkunjung ke daerah saya untuk meresmikan jembatan dan meresmikan lain-lain. Gubernur saya yang kabarnya juga ustakz ini juga pernah menjadi pemnceramah dalam suatu perayaan agama di depan presiden republik ini. Keren kan gubernur daerah saya ini? Oya blio juga punya album lagu daerah yang dipakai untuk senam pagi anak sekolah dan pegawai. Wuih, gubernur daerah saya ini ya kayanya kalo jadi juru kampanye capres tahun 2009, kayanya tokcer deh.. bisa tergoda banget.. haiyyah plis deh..&lt;br /&gt;Begitulah blio mengiklankan daerah saya kepada orang luar, tidak begitu yang terjadi di dalam daerah saya sendiri. Saya sih bukan analis pilitik komuniti kemasyarakatan. Saya cuma penduduk yang sudah berdiam 17 tahun sebelum hijrah ke pulau seberang. Daerah saya itu terus terang sulit untuk membuat rakyatnya berkembang atau mau mengembangkan diri. Mental "asal jadi pns" sudah cukup bagi mereka. Ibratnya nih, kalo udah pns alamat selamat deh. Calon mertua juga lebih senang dengan menantu berstatus PNS di pemda daripada karyawan bank swasta. Bukan hiperbola lho..&lt;br /&gt;Ada cerita anaknya seorang pejabat menikah dengan seorang pria yang katanya insinyur IT dan berkerja di negeri seberang. Ketika menikah, bukannya si anak ikut suami malah suami disuruh mudik dan melamar jadi PNS. Dia juga salah satu korban anak pejabat yang tidak lulus pns.&lt;br /&gt;Ada cerita (lagi) seorang pejabat berhasil memasukkan ketiga anaknya ke kampus penghasil pamong itu. Ibu saya berkomentar "alangkah sedikit modal bapak itu menyekolahkan anaknya". Oh mama, plis deh..&lt;br /&gt;Saya sendiri cukup sedih dengan ayah ibu saya yang merasa cukup dengan anak lelakinya bisa menjadi pns. Aduh kenapa ya? Rasa aman sepertiya lebih penting ya? Banyak juga teman-teman saya yang sudah keluar daerah menantang hidup, akhirnya kembali bekerja di daerah atau paling tidak bersuamikan pns. Lebih bergengsi sepertinya.&lt;br /&gt;Saya bukan mau menjelek-jelekkan daerah saya lho. Saya cuma sedih. Kalo sampai teman-teman saya yang sekarang sudah mulai duduk di kursi pemerintahan itu tidak berpikiran global, wah saya ndak tau lagi deh daerah saya itu mau kaya apa.&lt;br /&gt;Plis deh.. sungguh daerah saya itu punya banyak potensi yang bisa digali...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7460101359493699441-3257345773697184419?l=rehning.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rehning.blogspot.com/feeds/3257345773697184419/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7460101359493699441&amp;postID=3257345773697184419' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7460101359493699441/posts/default/3257345773697184419'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7460101359493699441/posts/default/3257345773697184419'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rehning.blogspot.com/2007/12/plis-deh.html' title='Plis deh..'/><author><name>saya:dience</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04136222265794830528</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7460101359493699441.post-4092410532969437115</id><published>2007-12-07T19:38:00.000+08:00</published><updated>2007-12-07T20:00:02.187+08:00</updated><title type='text'>Orang bijak itu telah pergi</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Innalillahi wa innalillahi rajiuun. Telah wafat Prof Fuad Hassan pd hari ini 7 des 2007 jam 15.25 di ICCU RSCM. Rumah duka jl. Brawijaya 10 no 2 Kby. Sarlito WS. Saya beruntung pernah diajar Prof Fuad, beliau termasuk dosen yang sgt sy kagumi."&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian sms berantai yang dikirim oleh mas Ito kepada rekan-rekan yang akhirnya sampai juga ke hp saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya juga mengagumi Prof Fuad, mas Ito. Saya juga beruntung pernah diajar oleh beliau, meski cuma dapat satu mata kuliah. Saat itu beliau sudah purnabakti tapi tetap ada di kampus dan masih mengajar Filsafat Manusia untuk mahasiswa semester tiga.&lt;br /&gt;Waktu baru masuk kuliah, saya sudah merasa bangga ternyata mantan menteri pendidikan dan kebudayaan ini adalah guru besar di fakultas saya. Saya pernah berjumpa dan hanya berjabat tangan dengan beliau sewaktu saya mewakili daerah ke suatu lomba di tingkat nasional dan saat itu Prof Fuad-lah menterinya. Tidak disangka saya akan menjadi 'mahasiswa' beliau di kampus ini.&lt;br /&gt;Tugas ospek angkatan -yang bersahaja itu- salah satunya mewawancarai dosen-dosen. Saya dan Inggit -teman saya- tidak melewatkan kesempatan untuk bisa mewawancara Prof Fuad (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sesuai modul, kita baru akan diajar beliau pas tingkat dua..kelamaan gitu nunggunya)&lt;/span&gt;. Tadinya kita &lt;span style="font-style: italic;"&gt;keder&lt;/span&gt; juga bertemu beliau, "orang besar" gitu lho. Ternyata setelah berbicara, Prof Fuad memang 'memukau'. Satu-satunya yang mengganggu saya adalah rokok yang tidak henti-henti beliau hisap. Ruang ber-AC dengan jendela terbuka..aduh sumpeknya. Namun sumpek itu terlupakan dengan obrolan-obrolan yang sarat makna, penuh motivasi, terutama bagi kami mahasiswi baru yang belum tahu akan "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;amazing&lt;/span&gt;"nya belajar dan berinteraksi di fakultas ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah Prof Fuad..&lt;br /&gt;Saya tidak tahu mau berkata apa tentang beliau.. gagah (beneran lho gagah, tinggi, besar, rambut putih), selalu berbaju putih dan bercelana khaki, bagaimana beliau memandang dan menempatkan manusia, memahami dan memaknainya..ah..&lt;br /&gt;Saya seperti sentimental sekali ya, padahal interaksi saya dengan beliau tidaklah sedalam mana. Tapi saya sungguh merasa beruntung dapat mengenali beliau, sebuah pengalaman berharga untuk saya pernah mendengar pikiran-pikirannya dari mulut beliau, tidak hanya dari membaca buku-bukunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang bijak itu telah pergi sore ini. Dunia pendidikan kita kehilangan satu orang. Saya juga ikut kehilangan. Semoga Allah menerima ibadah dan perbuatan baiknya. Al Fatihah saya kirimkan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7460101359493699441-4092410532969437115?l=rehning.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rehning.blogspot.com/feeds/4092410532969437115/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7460101359493699441&amp;postID=4092410532969437115' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7460101359493699441/posts/default/4092410532969437115'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7460101359493699441/posts/default/4092410532969437115'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rehning.blogspot.com/2007/12/orang-bijak-itu-telah-pergi.html' title='Orang bijak itu telah pergi'/><author><name>saya:dience</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04136222265794830528</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7460101359493699441.post-464422006644214900</id><published>2007-12-06T09:57:00.000+08:00</published><updated>2007-12-06T10:03:17.607+08:00</updated><title type='text'>None</title><content type='html'>Title: none&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di luar hujan deras&lt;br /&gt;di dalam saya malas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau ngapain lagi hujan begini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Main ama diada? &lt;span style="font-style: italic;"&gt;udah dari tadi, gantian emaknya buka-buka kompi dulu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Baca koran pagi? &lt;span style="font-style: italic;"&gt;udah juga, cuma sebentar karena koran gratisan yang ada di lobi&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Sarapan? &lt;span style="font-style: italic;"&gt;udaaaaah&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Nonton tv? &lt;span style="font-style: italic;"&gt;diada yang lagi nonton, pengganti saya yang di depan kompi. Gak papa lah&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh hujan, lekaslah berhenti. Saya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;udah&lt;/span&gt; janji mau pergi sama diada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7460101359493699441-464422006644214900?l=rehning.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rehning.blogspot.com/feeds/464422006644214900/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7460101359493699441&amp;postID=464422006644214900' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7460101359493699441/posts/default/464422006644214900'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7460101359493699441/posts/default/464422006644214900'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rehning.blogspot.com/2007/12/none.html' title='None'/><author><name>saya:dience</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04136222265794830528</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7460101359493699441.post-6794706866277257996</id><published>2007-12-03T20:01:00.000+08:00</published><updated>2007-12-03T21:42:19.919+08:00</updated><title type='text'>Hamil?</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"Kapan nambah lagi, din?"&lt;br /&gt;"Diada udah butuh teman tuh kayanya, kapan nih?"&lt;br /&gt;"Ayo buruan..udah dua tahun kan?"&lt;br /&gt;"Kapan hamil lagi nih?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belakangan ini saya sering menerima pertanyaan seperti itu. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Thanks to&lt;/span&gt; banyaknya teman-teman yang melahirkan pada tahun ini saja. Tak kurang dari 10 orang di negara ini dan empat orang di negara saya yang sudah atau baru saja melahirkan. Ada yang anak pertama, ada yang anak kedua, ada juga yang anak ketiga-empat-lima-enam (serius, eman!).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak heran juga kalau pemerintah negara kita itu sedang melancarkan (kembali) gerakan keluarga berencana alias KB. Negara kita sedang mengalami era &lt;span style="font-style: italic;"&gt;baby boomers&lt;/span&gt; lagi&lt;span style="font-style: italic;"&gt;. &lt;/span&gt;Dan sepertinya ada kecenderungan ke arah pendapat "dua anak (tidak lagi) cukup, paling tidak tiga-lah" &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(ini murni pendapat saya lho ya, bukan penelitian BKKBN)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lha, hubungannya dengan pertanyaan di atas?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak menghakimi teman-teman yang punya anak lebih dari dua. Jumlah anak yang diinginkan setiap keluarga kan urusan dapur rumah tangga masing-masing. Kalau pun ada seorang teman yang tidak mau punya anak sama sekali demi mengurangi emisi gas buang sekaligus dan mengurangi pemanasan global &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(serius kok, ini alasannya. Ada di milis pernyataannya, :))&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;saya juga tidak berhak komentar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya (sedang) mau merenungi alasan saya sendiri yang belum menambah anak. Biasanya saya menjawab pertanyaan di atas dengan:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"nambah lagi? mm.ntar dulu deh.."&lt;br /&gt;"hamil? yang lain dulu aja deh.. ga mau ikut tren pada hamil"&lt;br /&gt;"buka spiral aja belum, gimana mo hamil?"&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;atau dijawab oleh teman saya yang lain:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"huu.. dience baru kurus gitu disuruh hamil lagi, mana mau dia"&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Hmm, kayanya jawaban terakhir yang paling betul deh, hahaha..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, apa sih alasan saya untuk (belum) hamil lagi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus terang saya tidak punya jawaban pasti untuk pertanyaan ini. Ini jawaban yang mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami saya juga belum &lt;span style="font-style: italic;"&gt;excited&lt;/span&gt; untuk menambah anak. Katanya "ntarlah, tunggu diada  &lt;span style="font-style: italic;"&gt;gede &lt;/span&gt;dulu". Hayo, bagaimana saya mengartikan 'gede' itu umur berapa ya? Mungkin maksudnya kita santai soal anak ini. Sama halnya ketika mau hamil anak pertama dulu. Saya cuma berharap saya baru hamil setelah magister profesi saya selesai (yang memang tidak disarankan bagi mahasiswa untuk hamil ketika sedang mengikuti program profesi). Eh ternyata saya pindah ke negeri seberang. Kuliah ditinggal. Hamil tak kunjung datang. Kita juga tidak neko-neko soal kapan akan diberi rezeki hamil. Tidak ada desakan dari keluarga kami. Saya malah senang 'pacaran' dengan suami setelah menikah. Setelah hampir dua tahun menikah, baru saya hamil Tentu saja kami senang dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;eexcited. &lt;/span&gt;Saya tidak punya pengalaman buruk sepanjang hamil dan persalinan. Jadi, pada dasarnya tidak ada alasan 'trauma hamil pertama' yang menghalangi saya untuk hamil anak berikutnya (hehehe).&lt;br /&gt;Perihal suami yang belum kepengen nambah ini juga tidak usah dibesar-besarkan. Alasan yang lebih mungkin lagi adalah kami belum puas melihat diada tumbuh dan bertingkah. Tiada hari yang terlewatkan tanpa melihat polah, mendengar celotehan diada. Saya sendiri yang (mungkin) belum siap membagi kasih saya dengan adiknya nanti. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Alasan apa pula itu? Orang lain toh baik-baik saja. Dibuat-buat itu&lt;/span&gt;. Terserah deh. Menurut saya, itu alasan yang lebih mungkin. Dalam hal ini saya tidak peduli orang mau bilang:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"buruan, mumpung diada masih kecil, jadi sekalian gedenya"&lt;br /&gt;"buruan, mumpung masih muda.."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang terakhir sih ada benarnya. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Anyway, &lt;/span&gt;saya sudah memperhitungkan usia kok kalau nanti mau hamil lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang menulis ini, saya masih berfikir "memangnya apa sih yang menunda saya untuk hamil sekarang?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jwabannya ternyata &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;saya tidak punya alasan apa-apa&lt;/span&gt; lho. Memang tidak masuk agenda saya untuk hamil saat ini.&lt;br /&gt;Bahwa saya ber-KB menggunakan IUD memang alasan saya untuk menjarangkan kehamilan. Jadi, selama saya belum membuka si IUD, ya mudah-mudahan saya tidak hamil toh?&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Bahwa saya memang sedang menikmati diri saya (istilah sebuah majalah: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;me time&lt;/span&gt;) ya benar juga. Saya memang baru 'enak' bergerak dengan berat badan yang ideal (lagi). Saya sedang menikmati keseimbangan ini. Saya masih bisa 'jalan-jalan' dan meninggalkan diada beberapa waktu. Saya masih bisa membaca buku-buku baru, nonton film, nonton serial di dvd ketika diada tidur (kadang juga pas dia bangun sih, hehehe) --yang kalau ada si adik bayi, saya belum tentu bisa se'bebas' ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ups, saya tidak menyatakan teman-teman tidak 'bebas' lho. Saya ikut bahagia menyaksikan kelahiran 'ponakan' baru itu. Salut dengan mereka yang mampu mengurus rumah tangga sendiri tanpa ditemani asisten. Untuk yang satu itu, saya menyerah sebelum mencoba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sederhana saja, saya belum mau. Tidak ada alasan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7460101359493699441-6794706866277257996?l=rehning.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rehning.blogspot.com/feeds/6794706866277257996/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7460101359493699441&amp;postID=6794706866277257996' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7460101359493699441/posts/default/6794706866277257996'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7460101359493699441/posts/default/6794706866277257996'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rehning.blogspot.com/2007/12/hamil.html' title='Hamil?'/><author><name>saya:dience</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04136222265794830528</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7460101359493699441.post-8114385237258290928</id><published>2007-12-03T09:36:00.000+08:00</published><updated>2007-12-03T09:46:34.510+08:00</updated><title type='text'>Kemana perginya cinta?</title><content type='html'>Mereka bersahabat sejak zaman SMA tapi tak bercinta seperti Galih dan Ratna.&lt;br /&gt;Mereka mengekalkan persahabatan meski ruang dan waktu memisahkan fisik mereka.&lt;br /&gt;Mereka bertemu kembali pada satu titik dimana mereka melewati batas persahabatan dan cinta memberi makna lain bagi hubungan mereka.&lt;br /&gt;Mereka menikah, membentuk keluarga, menciptakan persahabatan yang sejatinya kekal hingga muat memisahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak mereka yang memutuskan untuk menghentikan hubungan mereka tiga tahun kemudaian.&lt;br /&gt;Tidak mereka yang melupakan persahabatan selama satu dekade dan tiga tahun hanya menjadi kenangan.&lt;br /&gt;Tidak mereka..tapi dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia berkata.&lt;br /&gt;Dia protes.&lt;br /&gt;Dia berontak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia terhenyak.&lt;br /&gt;Dia diam.&lt;br /&gt;Dia berusaha.&lt;br /&gt;Dia kecewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka (akan) bertemu lagi pagi ini di pengadilan agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemana perginya cinta?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7460101359493699441-8114385237258290928?l=rehning.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rehning.blogspot.com/feeds/8114385237258290928/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7460101359493699441&amp;postID=8114385237258290928' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7460101359493699441/posts/default/8114385237258290928'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7460101359493699441/posts/default/8114385237258290928'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rehning.blogspot.com/2007/12/kemana-perginya-cinta.html' title='Kemana perginya cinta?'/><author><name>saya:dience</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04136222265794830528</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7460101359493699441.post-6687300623737965185</id><published>2007-12-01T12:35:00.000+08:00</published><updated>2007-12-01T13:31:09.071+08:00</updated><title type='text'>Sale dan Saya</title><content type='html'>Sale = ikan salae? pisang sale?&lt;br /&gt;bukan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini tentang pemotongan harga barang yang ditujukan untuk menghabiskan stok atau barang-barang yang sudah lewat musim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sale dan saya?&lt;br /&gt;Hmm..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tinggal di negara ini, kebetulan lagi tinggal di tengah kota, akses ke pusat perbelanjaan terkemuka sangat dekat. Empat tahun lalu, ketika saya sebagai pengantin baru (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ceile&lt;/span&gt;) datang ke negara ini, tiada teman sebaya, tiada kegiatan yang berarti; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mall to Mall visit&lt;/span&gt; menjadi kegiatan sehari-hari. Meski tidak berbelanja apa-apa (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;oya?&lt;/span&gt;)&lt;span style="font-style: italic;"&gt;, &lt;/span&gt;saya tetap mengukur jalan ke mal-mal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata o ternyata, negara ini mengadakan kamapnye resmi pesta diskon selama dua kali setahun untuk mengundang turis datang dan megnalihkan perhatian turis untuk tidak hanya singgah ke negara tetangga (yang pulau itu lho, bukan negara saya) tetapi juga ke negara ini. Maka  peluncuran pesta diskon alias &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sale&lt;/span&gt; ini diadakan dengan serius plus pesta kembang api yang spektakuler sebagai pembukanya. Wah, niat sekali pemerintah di sini ya. Departemen Parisiwata-nya mengajak pemilik toko untuk menggelar promosi atau banting harga setiap bulan Juni (M******* Mega Sale Carnival) dan Desember (Year End Sale).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trus, apa cuma itu saja?&lt;br /&gt;Oo tidak dong.. Itu baru yang dianjurkan pemerintah. Belum lagi tiap &lt;span style="font-style: italic;"&gt;anchor department store&lt;/span&gt;, grup atau kelompok pemegang lisensi merk-merk impor sedang berulang tahun, maka mereka pun akan mengadakan pesta diskon besar-besaran. Sepanjang pengetahuan saya, saya sendiri tidak bisa ingat bulan apa yang benar-benar sepi dari diskon -dalam arti tak satu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;department stroe &lt;/span&gt;pun sedang mengumbar &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sale.&lt;/span&gt; Kalau I sadang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;anniversary sale&lt;/span&gt;, bulan depan J juga ulang tahun. Nantikan saja kapan P, M, T, dan kelompok P berulang tahun dan bagi-bagi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sale&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup?&lt;br /&gt;Tidak dong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selalu ada cerita menarik sepuatar &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sale&lt;/span&gt; di sini. Mereka berlomba-lomba menarik warga untuk menjadi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;member&lt;/span&gt; yang dijanjikan akan mendapat hak ekslusif sebagai orang yang boleh masuk pada hari pertama &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sale&lt;/span&gt;. Tapi bagaimana si &lt;span style="font-style: italic;"&gt;member&lt;/span&gt; (termasuk saya) mau merasa ekslusif, kalau ternyata yang jadi member buanyaaaaaaaak sekali. Sementara pilihan barang belum tentu bagus dan jumlahnya pastilah terbatas.&lt;br /&gt;Ugh, kesel?&lt;br /&gt;Tidak juga. Saya sih mungkin yang selalu hadir di setiap &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sale&lt;/span&gt; tersebut. Beli membeli sih urusan nomor sekian. Peristiwa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sale&lt;/span&gt; ini malah menjadi ajang bertemu dengan teman-teman juga kok. Menikmati antri sambil menertawakan diri sendiri, kok kita mau-maunya antri menuju &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sale &lt;/span&gt;ini. Tapi ya tertawa puas juga dapat membeli tas tangan kulit merk ternama (yang harganya bisa jutaan rupiah) ternyata cuma 50ribu rupiah saja. Ah.. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sale...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu baru yang di dalam mal lho teman-teman..&lt;br /&gt;Ini nih yang lebih seru.. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;warehouse sale&lt;/span&gt; namanya. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sale &lt;/span&gt;jenis ini biasanya langsung dikelola oleh pabrik dan tempatnya pun bukan di dlam mal, melainkan di gudang tempat penyimpanan barang atau bisa juga di tempat umum, seperti lapangan tembak, lapangan futsal, dan lain-lain. Yang paling umum sih tempat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;wartehouse&lt;span style="font-style: italic;"&gt; sale&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; diadakan ya di pinggiran kota (alias di kawasan industri gitu lho).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama kali tahu ada yang seperti ini..mmm.. kapan ya? Sebenarnya dari dulu udah cukup sering baca di koran lokal tentang ini. Saya tidak terlalu peduli, karena biasanya barang elektronik, keramik, barang-barang pengisi dapur. Bahkan pertama kali teman memberi tahu ada &lt;span style="font-style: italic;"&gt;warehouse sale&lt;/span&gt; prianti makan merk c*****e, p****, v*****s; saya tidak peduli. Wah, belum dunia ibu rumah tangga lho saya --waktu itu. Trus &lt;span style="font-style: italic;"&gt;warehouse sale &lt;/span&gt;panci merk la g*****t, saya masih cuek saja. Berikutnya, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;warehouse sale &lt;/span&gt;sepatu merk c****s. Mm, boleh juga nih. Walaupun bukan gaya saya sih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waduh, ternyata seni mengantri di &lt;span style="font-style: italic;"&gt;warehouse sale&lt;/span&gt; lebih garang daripada yang di mal. Seperti kata pepatah banget deh, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;early birds catch the world&lt;/span&gt;. Orang-orang (kadang-kadang termasuk saya juga) rela datang 1-2 jam sebelum pintu dibuka. Weleh-erleh..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau diingat-ingat, saya baru tertarik memperhatikan iklan-iklan&lt;span style="font-style: italic;"&gt; warehouse sale&lt;/span&gt; ini setelah punya anak. Dan setelah punya teman yang lebih 'berpengalaman hidup" daripada saya. Menariknya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;warehouse sale&lt;/span&gt; disini, karena barang-barangnya benar-benar dari pabrik yang harus dihabiskan dan dijual dengan separo (seringnya malah lebih dari separo) harga.&lt;br /&gt;Seperti misalnya pabrik mainan M****l. Rasanya mereka juga punya pabrik di negara saya. Tidak pernah terdengar mereka mengadakan 'cuci gudang'. Apa barang-barangnya tidak pernah bersisa, sehingga tidak ada stok yang mesti dihabiskan sebelum datang barang yang baru?&lt;br /&gt;Wah, saya ndak berani jawab nih. Apalagi setelah saya cek, ada produk mainan tersebut yang tertulis buatan negara saya. Semenjak mengetahui ada &lt;span style="font-style: italic;"&gt;warehouse sale&lt;/span&gt; mainan ini, saya jadi tidak berminat beli mainan di mal-mal lagi. Perbedaan harganya sangat signifikan gitu lho. Begitu juga dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;warehouse sale&lt;/span&gt; yang lain-lain, mulai dari buku sampai kosmetik, panci hingga pakaian dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, pakai tapi lagi nih, saya juga suka merenung kelakuan saya dan sikap saya terhadap &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sale &lt;/span&gt;ini. Apakah saya disilaukan oleh pabrik-pabrik itu? Kalau baca buku atau berduskusi dengan penganut antikapitalis, wah saya mungkin sudah dihujat kali ya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iya, saya juga tahu bahwa segala yang berlebihan itu tidak baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya cukup tersentil ketika seorang teman berkomentar seperti ini:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"wets, kok pucat? Abis &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;warehouse sale&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; ga sempat bedakan ya? Buat apa sih dikeja ampe ke sono?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;atau&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;saya dan teman A: "hai..(&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;cupika cupiki)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;.. apa kabar? Sendirian? Mau ke I ya?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Teman B: "Ke I? Hii.. takut.. gak bawa tasbih &amp;amp; zikir, ini cuma mau jemput suami"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wooo.. sungguh &lt;span style="font-style: italic;"&gt;speechless&lt;/span&gt; deh saya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Balik rumah, naro barang, mandi, main sama anak. Anak disuapin makan, saya buka kompi. Buka imel, buka situs berita, buka situs favorit saya, dan buka situs yang mengumumkan  &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sale &lt;/span&gt;di serantau tempat tinggal saya kini.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;-moderator situs tersebut malah terkaget-kaget mendapati 21 jenis warehouse sale pada minggu ini saja-&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7460101359493699441-6687300623737965185?l=rehning.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rehning.blogspot.com/feeds/6687300623737965185/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7460101359493699441&amp;postID=6687300623737965185' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7460101359493699441/posts/default/6687300623737965185'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7460101359493699441/posts/default/6687300623737965185'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rehning.blogspot.com/2007/12/sale-dan-saya.html' title='Sale dan Saya'/><author><name>saya:dience</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04136222265794830528</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7460101359493699441.post-3535954381806390914</id><published>2007-11-29T14:23:00.000+08:00</published><updated>2007-11-29T14:42:40.930+08:00</updated><title type='text'>tentang:menulis</title><content type='html'>Eh, saya nulis lagi ah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana cara menulis yang baik ya? Sepanjang ingatan saya, beberapa kali saya pernah membaca kalimat seperti ini di blognya orang-orang (&lt;em&gt;sekali lagi: saya tidak harus membuat link mereka satu persatu kan, saya itungannya termasuk gatek soal ini,lho)&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu kuliah semester pertama, saya mengambil mata kuliah pilihan Bimbingan Menulis. Saya dapat nilai C. Wah sedih dan rada jatuh mental saya. Ibu Julia (waktu itu) dengan tiga asdos yang waktu itu &lt;em&gt;unreachable &lt;/em&gt;menyuruh kami membaca buku-buku sastra untuk rujukan, katakanlah Ayu Utami, Seno Gumira, dll. Waduh, saya yang datang dari daerah (ini istilah teman-teman yang lulus SMA-nya di Jakarta, lho) tidak pernah membaca buku sastra yang dikarang oleh orang Indonesia (apalagi sastra asing hehehe). Bacaan saya terakhir adalah terjemahan Sidney Sheldon.  Selebihnya yah Lima Sekawan, Trio Detektif, Pasukan Mau Tahu, Tintin, Asterix, KhoPingHoo punya abang saya, Mira W punya kakak sepupu. Eh tapi ini tentang menulis kan ya, maap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah ceritanya, saya mulai mempelajari menulis ala sastra itu, termasuklah asdos saya yang kemudian menelurkan beberapa novel, menjadi dosen filsafat, dan sekarang jadi pejabat di kampus saya itu. Tapi, tetap saja saya mulai &lt;em&gt;ndak dong &lt;/em&gt;memahami makna tersirat dan tersurat. Saya rajin membeli kumpulan cerpen-nya seno. Beberapa jadi teman menjelang tidur. Haduh gawat deh.. nalar saya gak mampu nih..tapi waktu terus berlalu. Saya sibuk dengan mata kuliah lain dong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingkat tiga, saya mulai panik. Saya musti mikirin menulis skripsi. Saya ambil mata kuliah pilihan (lagi): Seminar Skripsi, diajar dosen ganteng nan dingin (halah!). Rasanya saya yang paling gagal. Tidak maju-maju dari ide. Ide aja gak pernah diungkapkan dengan bahasa tulisan yang bagus. Impian terlalu tinggi untuk menulis sesuatu yang berbeda dari skripsi yang pernah ada. Saya jadi yang paling dicuekin idenya di kelas itu. Selalu menjadi yang paling terakhir di-review. Saya lupa dapat nilai apa. Yang jelas seminar itu tujuannya menghasilkan proposal skripsi yang siap dilaksanakan pada semester berikutnya. Dua sahabat saya maju dengan mulus. Teman saya mendapatkan dosen ganteng nan dingin sebagai pembimbing. Saya? Dapat temannya dosen ganteng nan dingin itu dong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya yang paling tidak pede ketika itu. Saya jadi yang paling lambat mengumpulkan skripsi untuk dateline semester tersebut. Lebih panik, karena pembimbing saya menunjuk temannya -yang notabene dosen ganteng nan dingin- itu sebagai penguji. Waduh, seperti apa tulisan saya akan dinilai? Saya sidang di hari ulang tahun beliau, saya berdoa mudah-mudahan beliau dalam mood yang baik ketika menguji saya.&lt;br /&gt;Hasilnya? Tulisan saya dianggap sangat bagus, dapat nilai A dong!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cihuy, apakah dengan demikian saya sudah bisa menulis?&lt;br /&gt;Oo oo.. saya tidak tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya masih tetap seperti ini.&lt;br /&gt;Saya tidak punya cita-cita muluk dengan blog saya ini. Blog abal-abal (kata sebuah blog yang saya singgahi --&lt;em&gt;linknya?&lt;/em&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak mengapa.&lt;br /&gt;Sekarang saya diwajibkan menulis tesis yang sudah 2 tahun saya lupakan. Bulan depan, kalau tidak juga kelar.. DO (de-oo)..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7460101359493699441-3535954381806390914?l=rehning.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rehning.blogspot.com/feeds/3535954381806390914/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7460101359493699441&amp;postID=3535954381806390914' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7460101359493699441/posts/default/3535954381806390914'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7460101359493699441/posts/default/3535954381806390914'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rehning.blogspot.com/2007/11/tentangmenulis.html' title='tentang:menulis'/><author><name>saya:dience</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04136222265794830528</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7460101359493699441.post-2865058682430796681</id><published>2007-11-29T14:06:00.000+08:00</published><updated>2007-11-29T14:23:15.548+08:00</updated><title type='text'>tentang:blogging</title><content type='html'>Umm..lamanya nggak menulis apa-apa disini.&lt;br /&gt;Umm.. padahal setiap hari menyinggahi blognya orang-orang, ikut tertawa, ikut sedih, ikut terinspirasi, ikut bingung, ikut-ikut (?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katanya (aduh, mesti di-link ke blog yang bersangkutan ga sih..masih bego.net nih soal ini) tidak harus menulis sesuatu yang serius atau menggemparkan dunia kalau mau ngeblog. Begitu kata orang-orang yang udah jadi seleb di ranah maya ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau lagi singgah ke blognya orang-orang, wah macam-macam ada di pikiran saya.&lt;br /&gt;Nulis cerita perkembangan anak dari ke hari, wah lucu juga ya. Tapi sepertinya saya bukan orang yang bisa nulis tentang itu. Jadi cukup membaca cerita beberapa teman saja.&lt;br /&gt;Nulis menu makanan sehari-hari, wah keren. Tapi dari awal lagi saya sudah mendedikasikan diri sebagai pengunjung tetap blog-blog masakan, resep, dan kuliner beberapa orang kalau saya lagi kehabisan ide mau makan apa (catat: makan apa, bukan masak apa lho hehehe). Jadi cukup membaca resep beberapa teman saja.&lt;br /&gt;Nulis politik, opini tentang situasi saat ini. Wah senang sekali, ada saja yang mengganggu pikiran saya tentang sesuatu. Tapi saya kok takut ya? Wih, udah ada blog-blog yang udah kadung ok buat dibaca, baik dari negaraku tercinta maupun dari 'negaraku' -judul lagu kebangsaannya- ini; yang sekarang jadi tempat saya bermukim. Rasanya selain baca koran lokal yang pastinya disini sangat dikontrol pemerintah, membaca blog mereka memberi persektif lain buat saya. Jadi cukup membaca opini mereka saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuh kan?&lt;br /&gt;Saya nulis apa dong?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sih tetap mau menulis apa yang saya suka.&lt;br /&gt;Tapi saya kok ndak meninggalkan jejak di blog-blog yang saya kunjungi?&lt;br /&gt;Saya malu? Saya takut blog saya dibilang ndak mutu? Meskipun saya tau dunia blog ini bukanlah dunia dimana orang berhak menilai dan memberikan penilaian atas blog orang lain. Suka tidak suka, yah begitulah adanya, ya kan?&lt;br /&gt;Kalau gak suka baca, ya ndak usah ditengok-tengok lagi. Kecuali saya mau jadi seleblog juga hahahaha..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok deh,&lt;br /&gt;saya siap memulai 'belajar' menulis.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7460101359493699441-2865058682430796681?l=rehning.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rehning.blogspot.com/feeds/2865058682430796681/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7460101359493699441&amp;postID=2865058682430796681' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7460101359493699441/posts/default/2865058682430796681'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7460101359493699441/posts/default/2865058682430796681'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rehning.blogspot.com/2007/11/tentangblogging.html' title='tentang:blogging'/><author><name>saya:dience</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04136222265794830528</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7460101359493699441.post-9005072480592180170</id><published>2007-08-13T17:45:00.000+08:00</published><updated>2007-08-13T18:04:00.731+08:00</updated><title type='text'>Emosi:marah</title><content type='html'>Sabtu, 11 Agustus 2007&lt;br /&gt;Pagi :&lt;br /&gt;Mendapat kepastian kabar tak sedap dari keluarga di jakarta. Hati jadi tak tenteram, nggak tenang, sedih.&lt;br /&gt;Satu hal, memutuskan untuk pilates saja, telat dikit gak papalah. Paling ketinggalan awal-awal doang, pikirku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi menjelang siang:&lt;br /&gt;Di tempat pilates, nggak bisa fokus, apalagi konsenterasi penuh.&lt;br /&gt;Selesai latihan, ditanyain (&lt;em&gt;dengan nada keras, seperti anak sd jaman dulu yang nggak ngerjain pe-er&lt;/em&gt;) mengapa telat padahal saya yang minta jam mulai latihan.&lt;br /&gt;Emosi bangkit, tapi tidak mampu berkata dan menjawab. Dada sesak, merasa diperlakukan tidak adil, tapi tidak berfikir untuk melawan. Halah, malas.&lt;br /&gt;Di luar tempat latihan, suami belum datang. Bete lagi.&lt;br /&gt;Telpon nggak diangkat, pfff, akhirnya datang juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang:&lt;br /&gt;Di rumah, masih tak habis fikir dengan kejadian pilates tadi. Masih memikirkan rasionalitasnya marah karena saya datang telat. Apakah mengganggu konsentrasi orang lain? Kalau iya, kenapa dari awal tidak disebutkan "Lebih baik tidak usah datang samasekali daripada datang telat dan mengganggu orang banyak"?&lt;br /&gt;Berfikir lagi dan menjadi suuzan alias buruk sangka.&lt;br /&gt;Setiap minggu selalu berakhir dengan topik "apakah kita tetap mulai jam segini?". Tapi hari itu, langsung dimundurkan jadi jam 10.00 karena saya tidak mampu menepati janji datang 9.30.&lt;br /&gt;Apa yang membuat saya berburuk sangka?&lt;br /&gt;Kalimat ini, "&lt;em&gt;Ok then, next friday I can start going out at night again".&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Oh, okay, kalau memang maksud dan tujuannya begitu, baiklah. Saya toh pilates buat &lt;em&gt;fun&lt;/em&gt; dan menambah manfaat berolahraga. Saya senang dan cocok dengan ritme gerakannya. Tapi saya tidak suka diperlakukan sebegitu.&lt;br /&gt;Apa saya sebegitu berat kesalahannya? Suami saya saja tidak pernah berkata dengan &lt;em&gt;tone&lt;/em&gt; seperti itu walaupun dia sedang kesal atas sesuatu hal. Ini lelaki lain. Bah.&lt;br /&gt;Saya marah sekali. Saya emosi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore:&lt;br /&gt;Suami saya pulang dengan membawa berita bahwa ada kejadian di tempat pertandingan badminton.&lt;br /&gt;Seorang lelaki meninju lelaki lain di depan isteri dan anaknya.&lt;br /&gt;Hati telah tersinggung, marwah keluarga telah tersentil.&lt;br /&gt;Suami saya hanya mampu menengahi.&lt;br /&gt;Ini marah yang terkeluar serta merta. Si lelaki satu menganggap ini jihad keluarganya.&lt;br /&gt;Lelaki lain tidak menafikan kesalahannya.&lt;br /&gt;Saya sedih.&lt;br /&gt;Saya memahami lelaki yang memukul. Saya tidak mengasihani yang dipukul.&lt;br /&gt;Saya sedih.&lt;br /&gt;Isteri yang dipukul adalah teman saya. Isteri yang memukul ya teman juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam:&lt;br /&gt;Mau mencari udara seagar, berakhir dengan udara asap hasil dari pembakar sate di damnasara.&lt;br /&gt;Lumayanlah, makan sate yang bumbunya 'ngindonesia' banget.&lt;br /&gt;Alhamdulillah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7460101359493699441-9005072480592180170?l=rehning.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rehning.blogspot.com/feeds/9005072480592180170/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7460101359493699441&amp;postID=9005072480592180170' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7460101359493699441/posts/default/9005072480592180170'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7460101359493699441/posts/default/9005072480592180170'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rehning.blogspot.com/2007/08/emosimarah.html' title='Emosi:marah'/><author><name>saya:dience</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04136222265794830528</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7460101359493699441.post-4072526714202409490</id><published>2007-08-10T09:07:00.000+08:00</published><updated>2007-08-10T09:26:14.944+08:00</updated><title type='text'>Apa Kabar, teman?</title><content type='html'>Sigh..&lt;br /&gt;Mengutip tag-nya ndoro itu, dunia emang sudah tua dan banyak kejutan di tikungan. Entah apa yang sudah terjadi, kok sepertinya nakutin.&lt;br /&gt;Apa saya tidak boleh beli mainan lagi untuk anak saya karena nanti malah meracuninya dengan timbal atau bla bla bla yang saya tidak tahu namanya itu. Di milis, ada daftar panjang mainan-mainan keluaran produsen ternama (dan menurtu saya terpercaya) yang ternyata tidak aman dikonsumsi -eh- dimainkan oleh anak kita. Tidak tahu efek jangka panjangnya seperti apa, karena anak kita belum besar kan?&lt;br /&gt;Di koran dan situs berita online, berbagai permen dan makanan dari negeri China tidak layak dikonsusmi karena kandungan formalin dan sebagainya juga, termasuk permen susu yang bisa dimaan dengan kulitnya itu..hmm.. (padahal di singapura, &lt;em&gt;katanya&lt;/em&gt; permen itu aman dikonsumsi).&lt;br /&gt;Tahun lalu, kosmetik murah produksi Cina juga ditarik dari peredaran karena merkuri tinggi dan sebagainya juga.&lt;br /&gt;Tahun lalu -juga- panci teflon tidak aman digunkan, dapat menyebabkan kanker. Sehingga teman-teman (dan termasuk saya) menyegerakan diri membeli panci dan wajan stainless steel sebagai pengganti teflon. Namun tetap saya pakai si teflon itu untuk menggoreng ikan, &lt;em&gt;anti lengket bo'.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Tahun lalu -lagi- peralatan makan melamin tidak aman digunakan terutama untuk makanan panas, karena kandungan melamin akan &lt;em&gt;menjejaskan&lt;/em&gt; makanan panas. &lt;em&gt;Untung saya ga suka pakai melamin, jadi tidak ikut teman-teman yang beli piring baru pengganti melamin, :p.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Tahun ini, sepatu Crocs diberi &lt;em&gt;safety warrant&lt;/em&gt; untuk tidak dipakai di eskalator (coba perhatikan, buatan Cina juga lho..).&lt;br /&gt;Hari ini -baca situs berita online lagi- pepsodent (&lt;em&gt;household name for a toothpaste&lt;/em&gt;) juga mengandung formalin tapi masih dalam batas aman dikonsumsi..--wow nih buat unilever, tapi mereka pasti mampu mengatasinya--&lt;br /&gt;Takutkah kita menghadapi masa depan?&lt;br /&gt;Takutkah saya menghadapinya?&lt;br /&gt;Bolehkah saya memilih santai saja?&lt;br /&gt;Tetap membeli mainan yang saya suka dan anak saya suka, dan memikiran efek jangka panjangnya nanti-nanti saja?&lt;br /&gt;Tetap memakai dan menggunakan apa-apa yang sudah betahun-tahun saya gunakan tapi hati-hati menggunakan produk baru?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa kabar, teman?&lt;br /&gt;Bahaya sekalikah dunia ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuaca dunia pun seperti tak karuan. Banjir di sini. Super panas di sana. Kering di sini. Basah di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudahlah, saya mau meonton serial tv dan bermain dengan diada saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;btw, just a thought,&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;jangan-jangan penarikan produk cina itu adalah usaha amerika untuk menekan perekonomian mereka ya?&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;-kebanyakan nonton 24 nih saya-&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7460101359493699441-4072526714202409490?l=rehning.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rehning.blogspot.com/feeds/4072526714202409490/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7460101359493699441&amp;postID=4072526714202409490' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7460101359493699441/posts/default/4072526714202409490'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7460101359493699441/posts/default/4072526714202409490'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rehning.blogspot.com/2007/08/apa-kabar-teman.html' title='Apa Kabar, teman?'/><author><name>saya:dience</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04136222265794830528</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7460101359493699441.post-1613927015996748439</id><published>2007-04-03T10:41:00.001+08:00</published><updated>2007-04-03T11:02:44.905+08:00</updated><title type='text'>This week theme: cape' ...!</title><content type='html'>Perjalanan itu dimulai hari jumat kemaren. Dari awal sudah gak enak memulainya. Tidak jadi ikut konvoi karena &lt;em&gt;suatu hal yang tidak penting tapi tak dapat dijelaskan disini.&lt;/em&gt; Jadilah berangkat siang saat hari sudah mulai panas, mood juga sudah mulai memanas, diada juga sudah tidak mood di dalam mobil.&lt;br /&gt;Hasilnya? Perjalanan yang seharusnya mengikuti petunjuk jalan 'ipoh' jadinya melewati 'jalan ipoh' yang akhirnya membuat kita berputar selama 1 jam di jalan itu baru bisa mencapai jalan tol.&lt;br /&gt;Di Lumut (ini nama kota kecil negara bagian perak, kota pelabuhan untuk menyebrang ke pulau Pangkor), baru deh ketemu teman-teman lagi. Sepanjang akhir pekan cukup bersenang-senang, meski untuk nyari makan malam mesti keluar hotel dan menempuh perjalanan selama setengah jam lagi. Tapi, semuanya berharga kok. Makanan yang kita makan enak-enak, walaupun judul menunya sama aja dengan yang di Kuala Lumpur, tapi rasanya tetap unik dan pastinya lebih murah. Cihuy kan?&lt;br /&gt;Nah, ketidakenakan baru bermula ketika memulai perjalanan balik ke Kuala Lumpur. Bermaksud berangkat lebih cepat karena mau makan siang dulu (dan di fast food saja biar cepat gitu maksudnya), eh malah yang terjadi tidak disangka-sangka.&lt;br /&gt;Begitu selesai makan siang dan membeli sedikit oleh-oleh di sekitar pelabuhan jetty, perjalanan menuju teluk intan saja bukan main penuh perjuangan. Kita harus berhenti sekitar satu jam, karena di depan ada tabrakan beruntun dan jalan dialihkan menjadi satu arah secara bergantian. Alamak.. !&lt;br /&gt;Setelah mulai berjalan, penderitaan tidak sampai disitu saja. Perjalanan yang normalnya cuma memakan waktu 3-4 jam itu berkembang menjadi 7jam! Kita berangkat resmi (setelah beli oleh0oleh) sekitar jam 3 dan baru sampa di restoran Garuda jam 10 malam teng! Saya sih tak bisa berbuat apa-apa selain men-support suami yang masih harus nginjak kopling (mana jalanan macet gitu, silakan bayangkan sendiri nyetir mobil manual), berdoa semoga diada tidak rewel, dan yang terutama mobil kami tidak berulah. Alhamdulillah, akhirnya semua sampai dengan selamat, walaupun komentar terakhirnya adalah: capeeeeee....!&lt;br /&gt;Cerita sampingan saya nih:&lt;br /&gt;Sewaktu berangkat menuju Lumut, kami sempat singgah di masjid untuk suami sholat jumat dan nyuapin diada makan siang. Waktu itu kebetulan azan belum bergema. Saya dan si mbak duduk di samping masjid, kebetulan ada meja dan bangku batu. Begitu azan selesai, ada seorang pakcik yang meneriaki gerombolan remaja yang sedang nongkrong di atas motor. Si pakcik berteriak-teriak memarahi mereka yang tetap tidak peduli dengan panggilan azan dan tidak segera memasuki majid. Gerombolan ini tetap tidak peduli. Si pakcik mengejar mereka dengan tongkat sapu sembari tetap berteriak-teriak. Gerombolan ini berpencar mencari selamat dari si tangkai sapu pakcik. Ada yang lari masuk masjid, ada yang masuk toilet, ada yang bersembunyi di balik mobil-mobil. Setelah tak satu pun terlihat, barulah pakcik masuk masjid dan sholat pun dimulai. Eeee seakan tahu sholat sudah bermula, gerombolan ini pun kembali ke pangkalan motor, menghidupkan mesin, menggas mesin kencang-kencang , dan kabur! Sungguh tidak menghormati masjid --pikir saya. Mereka sudah pun memakai baju rapih, kain sarung, dan kopiah. Saya cuma bisa menarik nafas panjang saja Di mobil, saya bercerita dengan suami mengenai kejadian tadi. Suami saya malah bercerita betapa 'hangat'nya suasana di dalam masjid itu. Semua berpakaian rapih di dalam masjid, lengkap dengan kopiah. Suami jadi malu hati karena memakai baju kaos saja. Betapa mereka semua saling mengenal dan saling menyalami. Wah, mungkin ceritanya rindu kampung dan sanak saudara nih suami saya. Kami pun kembali melanjutkan 65km perjalanan menuju Damai Laut, Lumut.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7460101359493699441-1613927015996748439?l=rehning.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rehning.blogspot.com/feeds/1613927015996748439/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7460101359493699441&amp;postID=1613927015996748439' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7460101359493699441/posts/default/1613927015996748439'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7460101359493699441/posts/default/1613927015996748439'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rehning.blogspot.com/2007/04/this-week-theme-cape_03.html' title='This week theme: cape&apos; ...!'/><author><name>saya:dience</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04136222265794830528</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7460101359493699441.post-8927782267565743583</id><published>2007-04-03T10:41:00.000+08:00</published><updated>2007-04-03T11:02:43.940+08:00</updated><title type='text'>This week theme: cape' ...!</title><content type='html'>Perjalanan itu dimulai hari jumat kemaren. Dari awal sudah gak enak memulainya. Tidak jadi ikut konvoi karena &lt;em&gt;suatu hal yang tidak penting tapi tak dapat dijelaskan disini.&lt;/em&gt; Jadilah berangkat siang saat hari sudah mulai panas, mood juga sudah mulai memanas, diada juga sudah tidak mood di dalam mobil.&lt;br /&gt;Hasilnya? Perjalanan yang seharusnya mengikuti petunjuk jalan 'ipoh' jadinya melewati 'jalan ipoh' yang akhirnya membuat kita berputar selama 1 jam di jalan itu baru bisa mencapai jalan tol.&lt;br /&gt;Di Lumut (ini nama kota kecil negara bagian perak, kota pelabuhan untuk menyebrang ke pulau Pangkor), baru deh ketemu teman-teman lagi. Sepanjang akhir pekan cukup bersenang-senang, meski untuk nyari makan malam mesti keluar hotel dan menempuh perjalanan selama setengah jam lagi. Tapi, semuanya berharga kok. Makanan yang kita makan enak-enak, walaupun judul menunya sama aja dengan yang di Kuala Lumpur, tapi rasanya tetap unik dan pastinya lebih murah. Cihuy kan?&lt;br /&gt;Nah, ketidakenakan baru bermula ketika memulai perjalanan balik ke Kuala Lumpur. Bermaksud berangkat lebih cepat karena mau makan siang dulu (dan di fast food saja biar cepat gitu maksudnya), eh malah yang terjadi tidak disangka-sangka.&lt;br /&gt;Begitu selesai makan siang dan membeli sedikit oleh-oleh di sekitar pelabuhan jetty, perjalanan menuju teluk intan saja bukan main penuh perjuangan. Kita harus berhenti sekitar satu jam, karena di depan ada tabrakan beruntun dan jalan dialihkan menjadi satu arah secara bergantian. Alamak.. !&lt;br /&gt;Setelah mulai berjalan, penderitaan tidak sampai disitu saja. Perjalanan yang normalnya cuma memakan waktu 3-4 jam itu berkembang menjadi 7jam! Kita berangkat resmi (setelah beli oleh0oleh) sekitar jam 3 dan baru sampa di restoran Garuda jam 10 malam teng! Saya sih tak bisa berbuat apa-apa selain men-support suami yang masih harus nginjak kopling (mana jalanan macet gitu, silakan bayangkan sendiri nyetir mobil manual), berdoa semoga diada tidak rewel, dan yang terutama mobil kami tidak berulah. Alhamdulillah, akhirnya semua sampai dengan selamat, walaupun komentar terakhirnya adalah: capeeeeee....!&lt;br /&gt;Cerita sampingan saya nih:&lt;br /&gt;Sewaktu berangkat menuju Lumut, kami sempat singgah di masjid untuk suami sholat jumat dan nyuapin diada makan siang. Waktu itu kebetulan azan belum bergema. Saya dan si mbak duduk di samping masjid, kebetulan ada meja dan bangku batu. Begitu azan selesai, ada seorang pakcik yang meneriaki gerombolan remaja yang sedang nongkrong di atas motor. Si pakcik berteriak-teriak memarahi mereka yang tetap tidak peduli dengan panggilan azan dan tidak segera memasuki majid. Gerombolan ini tetap tidak peduli. Si pakcik mengejar mereka dengan tongkat sapu sembari tetap berteriak-teriak. Gerombolan ini berpencar mencari selamat dari si tangkai sapu pakcik. Ada yang lari masuk masjid, ada yang masuk toilet, ada yang bersembunyi di balik mobil-mobil. Setelah tak satu pun terlihat, barulah pakcik masuk masjid dan sholat pun dimulai. Eeee seakan tahu sholat sudah bermula, gerombolan ini pun kembali ke pangkalan motor, menghidupkan mesin, menggas mesin kencang-kencang , dan kabur! Sungguh tidak menghormati masjid --pikir saya. Mereka sudah pun memakai baju rapih, kain sarung, dan kopiah. Saya cuma bisa menarik nafas panjang saja Di mobil, saya bercerita dengan suami mengenai kejadian tadi. Suami saya malah bercerita betapa 'hangat'nya suasana di dalam masjid itu. Semua berpakaian rapih di dalam masjid, lengkap dengan kopiah. Suami jadi malu hati karena memakai baju kaos saja. Betapa mereka semua saling mengenal dan saling menyalami. Wah, mungkin ceritanya rindu kampung dan sanak saudara nih suami saya. Kami pun kembali melanjutkan 65km perjalanan menuju Damai Laut, Lumut.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7460101359493699441-8927782267565743583?l=rehning.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rehning.blogspot.com/feeds/8927782267565743583/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7460101359493699441&amp;postID=8927782267565743583' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7460101359493699441/posts/default/8927782267565743583'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7460101359493699441/posts/default/8927782267565743583'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rehning.blogspot.com/2007/04/this-week-theme-cape.html' title='This week theme: cape&apos; ...!'/><author><name>saya:dience</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04136222265794830528</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7460101359493699441.post-5885019580041861434</id><published>2007-03-24T08:31:00.000+08:00</published><updated>2007-03-24T08:49:05.240+08:00</updated><title type='text'>Uang di ember, Mr. Bean</title><content type='html'>Pfff...&lt;br /&gt;Kayaknya tiada hari berlalu tanpa membaca berita kasus korupsi, pemakaian uang negara untuk hal-hal yang gak penting, kriminal yang melibatkan anak-anak..wadooh rasanya lebih senang membuka situs polisi fesyen &lt;a href="http://whodoyouthinkheare.blogspot.com"&gt;lokal &lt;/a&gt;atau &lt;a href="http://gofugyourself.typepad.com"&gt;internasional&lt;/a&gt; daripada membaca berita-berita yang menyesakkan dada tapi tak juga bisa berbuat apa-apa.&lt;br /&gt;Anggota dpr dapat jatah laptop 21 juta, wow!! Sony vaio centrino duo udah dilengkapi windows vista aja disini 6500 ringgit (kira-kira 16.5juta rupiah). Mungkin kalo ordernya sebanyak anggota dpr bisa dihemat banget. Huh, spesifikasi macam apa sih yang dimaui? Sepenting apa juga laptop-laptop itu berperan nantinya, ntar cuma buat chatting mencela sesama anggota, atau bilangin "eh jasnya si A belinya pas sale tuh" atau "lihat batu cincin si B? Bagus ya, cari tau beli dimana dong.." atau hal-hal gak penting lainnya. Halah, kita ini cuma bisa ngedumel aja ya.. toh si laptop tetap sampai ke pahanya anggota dpr yang terhormat.&lt;br /&gt;Belum lagi uang ratusan juta tersimpan di toilet dan di dalam ember pula. Wadooh, apa pula ini? Kenapa gak di safe deposit box aja ya? Tidak di rekening bank, dan tidak di dalam rumah juga..bebas geledah gitu. Lho, kok malah saya memberi ide brilian sih? Sudahlah, lagi-lagi kita cuma bisa ngedumel..&lt;br /&gt;Trus, udah nonton Mr.Bean holiday?&lt;br /&gt;Film-nya sih tipikal Mr.Bean banget, cuma karena kemaren nontonnya beramai-ramai plus membawa anak-anak kecil tapi yah sebentar banget sih, kurang berkesan ah..&lt;em&gt;(rada sedih karena belum kesampaian nonton &lt;strong&gt;Pursuit of Happyness, An Inconvenient Truth, Pan's Labyrinth&lt;/strong&gt;).&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Nonton Mr. Bean kemaren dapat apa ya kalau ditanya "what's the moral of the story"?&lt;br /&gt;Mm, "don't judge book from it's cover" menurut saya sih. Samapi jumpa!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7460101359493699441-5885019580041861434?l=rehning.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rehning.blogspot.com/feeds/5885019580041861434/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7460101359493699441&amp;postID=5885019580041861434' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7460101359493699441/posts/default/5885019580041861434'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7460101359493699441/posts/default/5885019580041861434'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rehning.blogspot.com/2007/03/uang-di-ember-mr-bean.html' title='Uang di ember, Mr. Bean'/><author><name>saya:dience</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04136222265794830528</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7460101359493699441.post-5953543448518897820</id><published>2007-03-19T18:44:00.000+08:00</published><updated>2007-03-19T18:51:53.144+08:00</updated><title type='text'>Hmmm...</title><content type='html'>Bermaksud untuk menulis 'apa saja' setiap hari sepertinya belum bisa dilakukan. Kemaren mama papa datang, jadinya sibuk deh kesana kemari, ditambah lagi diada sedang batuk pilek, jadi aktivitas menulis tergantikan sementara oleh yang lain-lain itu.&lt;br /&gt;Oya di milis ibu-ibu, mba yuenda menulis tentang peringkat korup indonesia yang sudah menurun &lt;em&gt;(saya kebetulan sudah tahu sebelumnya dari membaca blog &lt;/em&gt;&lt;a href="http://bergerak.blogspot.com"&gt;&lt;em&gt;bergerak&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;). &lt;/em&gt;Turun peringkat yang menurut saya cuma memberikan efek psikologis saja bahwa negara kita ternyata sudah tidak menjadi negara terkorup di dunia. Saya bilang juga (di milis itu) kalau angka korupnya toh tidak berubah. Tapi teman saya mba yuenda itu memang kena efek psikologis bahwa dengan turun peringkat-nya negara kita itu, dia sudah bersyukur setidaknya sudah ada yang berkurang predikat negara kita dari &lt;em&gt;ter- &lt;/em&gt;yang negatif itu.&lt;br /&gt;Jadi, kita berdoa saja semoga kelak diada kembali ke tanah air dalam keadaan lebih baik, lebih rapi, lebih nyaman, atau paling tidak lebih kurang tidak sama dengan keadaan sekarang ya.. amin..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7460101359493699441-5953543448518897820?l=rehning.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rehning.blogspot.com/feeds/5953543448518897820/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7460101359493699441&amp;postID=5953543448518897820' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7460101359493699441/posts/default/5953543448518897820'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7460101359493699441/posts/default/5953543448518897820'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rehning.blogspot.com/2007/03/hmmm.html' title='Hmmm...'/><author><name>saya:dience</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04136222265794830528</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7460101359493699441.post-8298826052202599814</id><published>2007-03-17T14:18:00.000+08:00</published><updated>2007-03-17T14:48:29.157+08:00</updated><title type='text'>Cantik, everyone?</title><content type='html'>&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pernah mendengar ungkapan Leo Tolstoy &lt;em&gt;"beauty is in the eye of the beholder"&lt;/em&gt;?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Beberapa waktu yang lalu, saya nonton serial &lt;strong&gt;nip/tuck&lt;/strong&gt; di AXNChannel. Ceritanya waktu itu ada seorang perempuan buta yang cantik ingin dipasangkan semacam kornea untuk membuat matanya terlihat lebih ekspresif. Si dokter bertanya kenapa dia mengingingkan operasi demikian sedangkan dia sudah cantik walaupun buta. Si perempuan menjawab &lt;em&gt;"pretty is in the eye of the beholder, beauty is in the soul".&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ungkapan tersebut &lt;em&gt;dalem&lt;/em&gt; sekali rasanya menurut saya. Betapa kosa kata bahasa inggeris di dalam kalimat tersebut begitu membedakan kecantikan fisik dan kecantikan hati, sedangkan dalam bahasa kita &lt;em&gt;nih&lt;/em&gt; semuanya sama-sama cantik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Jadi sebagai perempuan, kita mau &lt;em&gt;pretty&lt;/em&gt; atau kita mau &lt;em&gt;beauty?&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sebuah produsen sabun mandi terkenal di Indonesia tampaknya juga sedang mengkampanyekan dua aspek kecantikan (coba lihat &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.playwithbeauty-id.com"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;di sini &lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;deh). Bermacam-macam pertanyaan dan pernyataan bisa keluar kalau ngomongin soal kecantikan, &lt;em&gt;ya ngga?&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Di majalah perempuan yang saya baca, iklan kecantikan (mulai dari perawatan tubuh, kulit,muka, dsb. dsb.) mendominasi lho. Bahkan di koran terbesar di Malaysia pun tidak lepas dari iklan-iklan kecantikan ini. Mau muka mulus bebas jerawat, bordir alis, perut rata mulus bebas guratan jeruk purut, langsing singset, bugar sehat, vitamin kecantikan, wah layaknya iklan tv kabel nih &lt;em&gt;"macam-macam ada".&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Lha, memang siapa yang tidak mau cantik sih?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Jawabannya: tidak ada&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Semuanya tentu ingin cantik. Yang tidak mengaku atau merasa cantik pun di dalam lubuk hati adalah merasa atau setidaknya [ingin] merasa cantik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Saya sih tidak akan memberikan tips tentang kecantikan atau kiat-kiat untuk tampil pe-de dan cantik &lt;em&gt;wong&lt;/em&gt; saya bukan pakar kecantikan cum pakar kepribadian bla bla bla.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Saya cuma mau bilang, saya sendiri tergoda untuk mencoba segala tawaran iklan kecantikan tersebut tapi pada akhirnya selalu urung &lt;em&gt;(duit tentu menjadi faktor penentu juga hahaha).&lt;/em&gt; Pada akhirnya sih saya bersyukur saja dengan apa yang saya ada, seperti kata perempuan buta itu: &lt;em&gt;"pretty is in the eye of beholder, beauty is in the soul".&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;So, cantik, everyone?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7460101359493699441-8298826052202599814?l=rehning.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rehning.blogspot.com/feeds/8298826052202599814/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7460101359493699441&amp;postID=8298826052202599814' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7460101359493699441/posts/default/8298826052202599814'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7460101359493699441/posts/default/8298826052202599814'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rehning.blogspot.com/2007/03/cantik-everyone.html' title='Cantik, everyone?'/><author><name>saya:dience</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04136222265794830528</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7460101359493699441.post-8980448195612738206</id><published>2007-03-16T21:17:00.000+08:00</published><updated>2007-03-16T21:26:22.274+08:00</updated><title type='text'>I have a blog!</title><content type='html'>Akhirnya..&lt;br /&gt;Setelah sekian lama &lt;em&gt;bergaul&lt;/em&gt; dengan dunia cyber ini, akhirnya saya menulis juga.&lt;br /&gt;Setelah sekian lama mengagumi blog-blog yang didedikasikan untuk buah hati, rahasia dapur, polisi fesyen &lt;em&gt;(which is very entertaining)&lt;/em&gt;, sampai blog serius..&lt;br /&gt;akhirnya &lt;em&gt;gatel&lt;/em&gt; juga jari-jemari ingin ikutan &lt;em&gt;ngeblog.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Walaupun blog saya tidak ada &lt;em&gt;positioning&lt;/em&gt; atau tema tertentu, tapi saya berusaha menulis apa saja yang saya suka, saya pikirkan, dan saya lihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rehning = Karena&lt;br /&gt;&lt;em&gt;--sepertinya banyak peristiwa yang berkaitan dengannya--&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7460101359493699441-8980448195612738206?l=rehning.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rehning.blogspot.com/feeds/8980448195612738206/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7460101359493699441&amp;postID=8980448195612738206' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7460101359493699441/posts/default/8980448195612738206'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7460101359493699441/posts/default/8980448195612738206'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rehning.blogspot.com/2007/03/i-have-blog.html' title='I have a blog!'/><author><name>saya:dience</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04136222265794830528</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
